4 Cara Membuat Anak Percaya Diri Bergaul Dengan Temannya

Menemukan cara membuat anak percaya diri tidaklah mudah. Terutama ketika anak harus bergaul dengan teman-temannya yang sebaya. Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa buah hati mereka tumbuh menjadi sosok pemalu dan tidak percaya diri saat berinteraksi dengan teman dan lingkungannya. Karena selama di rumah, anak justru menunjukkan perilaku sebaliknya. Saat berada di rumah, anak justru menunjukkan sikap dan rasa percaya diri yang normal.
Sifat pemalu yang menyebabkan rasa tidak percaya diri tentunya berbahaya jika dibiarkan. Terutama bagi anak yang telah memasuki usia pra sekolah atau usia sekolah. Malu dan tidak percaya diri akan menyebabkan buah hati Anda menolak untuk berinteraksi dengan teman dan gurunya. Saat anak malu berinteraksi, bisa dipastikan dia juga akan kesulitan melakukan sosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitarnya. Untuk membuat rasa percaya dirinya muncul, beberapa hal berikut ini dapat Anda lakukan selama merawat buah hati Anda:

  • Gambaran yang baik tentang anak
    Rasa percaya diri anak bisa muncul jika Anda sebagai orang tua memupuknya sejak dini. Memupuk rasa percaya diri anak bisa dilakukan dengan cara memberikan gambaran yang baik mengenai dirinya. Gambaran yang baik ini dapat berupa penghargaan hingga rasa bangga yang Anda miliki sebagai orang tuanya. Memberikan pujian dan kata-kata positif saat anak melakukan hal terpuji juga dapat memupuk rasa percaya diri anak. Dengan kata-kata pujian yang sifatnya positif ini, rasa percaya diri anak akan mudah sekali tumbuh. Bahkan rasa percaya diri yang telah tumbuh ini dapat terus subur jika orang tua tidak berhenti untuk memberikan gambaran yang baik mengenai dirinya sebagai anak yang membanggakan orang tua.

  • Memberikan dorongan kepada anak
    Untuk bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, mengujinya untuk tampil di depan umum adalah sebuah keharusan. Tidak perlu tampil dengan jumlah penonton sangat banyak, cukup tampil di depan umum dalam skala kecil seperti di depan kelas. Atau tampil di panggung acara tahunan sekolah. Membuat anak berani tampil di depan umum harus dilakukan dengan memberikan dorongan kepada anak. Dorongan ini tentu harus dilakukan dengan positif sehingga sama sekali tidak memaksakan kehendak orang tua kepada anak. Dorongan ini juga harus dilakukan terus-menerus sehingga anak yakin benar bahwa dirinya memiliki kemampuan cukup besar untuk tampil dan berinteraksi dengan teman dan gurunya.

  • Menanamkan displin
    Disiplin adalah salah satu kebiasaan baik yang erat kaitannya dengan usaha memupuk rasa percaya diri pada anak. Saat Anda sebagai orang tua menerapkan disiplin pada anak, secara tidak langsung buah hati Anda belajar menerapkan disiplin dalam kesehariannya. Selama menerapkan disiplin ini anak juga akan tumbuh menjadi sosok yang memiliki keteraturan. Artinya anak akan dibuat mengerti mana hal yang tidak boleh dilakukan dan mana hal yang boleh dilakukan sesuai dengan disiplin yang Anda ajarkan. Kedisiplinan ini akan membuat anak menjadi sosok yang percaya diri dengan segala sikap baik yang dimilikinya. Dengan demikian anak tidak lagi kesulitan berinteraksi dengan temannya.

  • Menjadi teman untuk anak
    Memposisikan diri sebagai teman yang baik bagi anak tidaklah mudah. Namun saat anak masih berusia pra sekolah atau sekolah, seharusnya menjadi teman bagi anak tidaklah terlalu sulit. Jika Anda menjadi teman bagi buah hati Anda, akan terbuka peluang kedekatan antara orang tua dan anak. Kedekatan ini dapat berupa cerita, pertanyaan hingga mendiskusinya semua hal yang ingin Anda lakukan dengan buah hati Anda. Jangan lupa untuk selalu memberikan semangat dan dukungan saat Anda menjadi teman buah hati Anda. Cobalah untuk mulai sedikit demi sedikit memupuk rasa percaya dirinya dengan bercerita. Mendengar cerita anak sama saja dengan melatih rasa percaya dirinya tampil di depan orang tua. Dengan demikian cara membuat anak percaya diri yang telah Anda lakukan dapat membuahkan hasil.