Bagi anda yang sekarang sedang hamil pasti terlintas dalam pikiran anda pertanyaan tentang apakah boleh ibu hamil melakukan pijat? Ya, sebagai ibu hamil yang bijak tentu harus berhati-hati dalam melakukan segala hal apalagi yang menyangkut tentang kesehatan janin anda didalam kandungan.

Pada masa kehamilan memang banyak keluhan-keluhan yang dirasakan ibu hamil seperti sakit pinggang, kaki pegal-pegal, sakit punggung hingga pikiran yang jenuh. Dengan adanya keluhan-keluhan tersebut banyak ibu hamil yang berpikir untuk pijat agar badan merasa lebih enakan. Lalu amankah ibu hamil pijat?

Pada dasarnya ibu hamil melakukan pijat tidak apa-apa, akan tetapi ibu hamil harus melakukannya dengan hati-hati, mengingat kondisi anda sekarang sedang hamil, lain dengan sedang tidak hamil. Yang perlu diingat adalah sebelum anda memutuskan untuk pijat sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan anda. Dan yang paling penting pijat tidak boleh dilakukan di bagian perut karena bisa berakibat fatal. Kenapa tidak boleh dibagian perut? Karena hal ini berhubungan langsung dengan kandungan dan organ reproduksi, serta dikhawatirkan plasenta akan lepas dari tempat menempelnya sehingga menyebabkan bayi lahir prematur, apabila bagian perut tetap dipijat.

Perlu anda ketahui pemijatan juga tidak boleh dilakukan apabila anda sedang dalam kondisi seperti : Morning sickness, muntah-muntah, keluar cairan dari vagina, diabetes, demam, pre-eklampsia, Timbul ruam kulit, nyeri di perut, dan tekanan darah tinggi .

Biasanya pijat boleh dilakukan apabila usia kehamilan anda sudah lebih dari 5 bulan.  Kenapa harus diatas 5 bulan? Karena usia kehamilan dibawah 5 bulan sangat beresiko terjadi keguguran. Akan tetapi perlu anda ingat, pemijatan sangat tergantung dengan kondisi kesehatan kehamilan anda dan harus atas anjuran dokter, sebaiknya melakukan pengecekan dahulu ke dokter agar diketahui letak plasenta bayi anda dan apabila dokter tidak memperbolehkan maka jangan memaksakan diri untuk melakukan pijat.

Pemijatan juga tidak boleh dilakukan pada sembarang area tubuh, hanya bagian-bagian tertentu yang boleh karena ada bagian tertentu yang tidak boleh dilakukan pemijatan. Untuk bagian tubuh yang boleh dilakukan pemijatan yaitu : kepala, punggung, bahu, panggul, bokong, tangan dan kaki. Dan tentunya harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, tidak sembarang orang melakukannya.

Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu..