Category: Ibu hamil

Manfaat jahe bagi ibu hamil

 

jahe untuk ibu hamil

Jahe, pasti tidak asing lagi bagi anda ibu rumah tangga. Tanaman rimpang yang satu ini dikenal sebagai rempah yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan minuman, bumbu masakan, obat, jamu dll. Jahe juga dikenal ampuh dalam menghalang berbagai jenis penyakit seperti flu, masuk angin, sakit kepala, nyeri perut, rematik, menghangatkan badan, mual dll. Khasiat dari jahe tentu tidak diragukan lagi. Nah, untuk ibu hamil jahe juga mempunyai beberapa manfaat apabila dikonsumsi. Berikut beberapa khasiat jahe dalam menjaga kesehatan ibu hamil :

  • Dapat Mencegah morning sickness
  • Dapat Mencegah masuk angin
  • Dapat Meningkatkan nafsu makan
  • Dapat Menurunkan tekanan darah
  • Dapat Mencegah heart burn
  • Dapat Melancarkan system pencernaan
  • Dapat Meredakan rasa sakit
  • Dapat Mencegah pembuluh darah tersumbat
  • Dapat Meningkatkan daya tahan tubuh

Banyak kan manfaat jahe untuk ibu hamil, rasanya yang enak dan menenangkan bisa kita nikmati apabila kita meminumnya secara hangat-hangat. Jahe bisa anda olah dengan berbagai macam cara seperti dibuat wedang ronde, wedang jahe, permen atau dibuat campuran masakan. Akan tetapi tetap anda tidak boleh mengkonsumsinya secara berlebihan karena bisa menimbulkan efek susah tidur. Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu.

Sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

sayuran yang di larang untuk ibu hamil

Ibu hamil memang harus memenuhi diet seimbang, oleh karena itu ibu hamil harus menerapkan pola hidup sehat dengan pola makan yang bagus dan makan makanan yang bernutrisi. Diet seimbang untuk ibu hamil belum lengkap apabila dalam kesehariannya tidak mengkonsumsi sayuran. Ya, sayuran sangat penting bagi ibu hamil karena akan memberikan asupan nutrisi yang bagus bagi kesehatan ibu dan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Ada banyak macam sayuran yang bagus untuk dikonsumsi ibu hamil karena mengandung mineral, zat besi, vitamin yang bisa mendukung pertumbuhan janin, jenis sayuran tersebut diantaranya adalah: bayam, brokoli, kangkung, sawi, lembayung dll. Dari sekian banyaknya sayuran, ada juga yang tidak baik apabila dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan zat tertentu yang dianggap tidak aman untuk janin didalam kandungan. Nah, apa saja sayuran yang tidak baik untuk ibu hamil dan bahkan dilarang untuk mengkonsumsinya? Berikut jenis sayuran tersebut:

  • Daun pepaya
    Saat usia kehamilan masih sangat muda, anda sebaiknya menghindari sayuran yang satu ini, karena daun pepaya mengandung enzim papain yang bisa menyebabkan kerapuhan plasenta janin. Akan tetapi, setelah usia kehamilan anda sudah lebih dari 1 bulan maka tidak apa-apa mengkonsumsi daun pepaya,tetapi tentu saja tidak boleh berlebihan karena bisa menyebabkan perut begah dan kembung.
  • Pare
    Ibu hamil sebaiknya menahan diri dulu untuk tidak mengkonsumsi pare karena mengandung senyawa alkali yang bisa menyebarkan racun yang bisa menyebabkan sakit perut, muntah-muntah, diare, kemerahan pada wajah, gangguan mata, produksi air liur yang berlebih dan kelemahan pada otot. selain senyawa alkali, pare juga mengandung senyawa kina yang bisa membahayakan kehamilan karena bisa merangsang terjadinya penyusutan rahim yang menyebabkan  bayi terlahir prematur atau keguguran. Walaupun pare tidak baik dan bahkan harus dihindari untuk ibu hamil, akan tetapi pare sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui karena bisa memperlancar dan menambah produksi asi anda saat menyusui nanti.
  • Sayuran mentah
    Sayuran mentah atau lalapan memang sangat nikmat untuk dinikmati saat makan besar. Akan tetapi, lalapan dikhawatirkan mengandung pestisida, bakteri, kuman atau bahkan virus yang masih hidup karena tidak melewati proses pengolahan/ pemasakan yang baik sehingga dikhawatirkan akan membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Oleh karena itu sebaiknya ibu hamil menghindari sayuran mentah ya..
  • Sayuran berpestisida
    Saat ini sangat banyak sayuran yang ditanam dengan menggunakan pestisida berbahaya. Terkadang kandungan pestisida ini susah hilang walaupun telah dicuci. Untuk itu ibu hamil disarankan untuk memilih sayuran organik, agar janin dan kesehatan ibu hamil terhindar dari pengaruh pestisida yang membahayakan.
  • Sayuran berjamur dan busuk
    Alangkah baiknya apabila ibu hamil memilih sayuran yang masih segar, karena sayuran yang sudah berjamur dan busuk walaupun sudah dibuang bagian yang busuk dan dicuci, masih tidak aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Sayur-sayuran memang sangat baik dan banyak manfaatnya untuk ibu hamil, akan tetapi apabila anda salah memilih sayuran maka tidak akan memberikan manfaat lagi, malah bisa menyebabkan beberapa penyakit. Oleh karena itu cermatlah dalam memilih sayuran yang akan anda konsumsi dan selalu perhatikan cara pengolahannya agar nutrisi yang terkandung di dalam sayuran tetap bagus. Cucilah hingga bersih dan masaklah sayuran hingga matang.

Semoga informasi diatas bermanfaat dan salam sehat selalu…

 

Manfaat minyak ikan untuk ibu hamil

minyak ikan

Bukan rahasia lagi kalau minyak ikan mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, terutama untuk perkembangan otak. Tahukah anda bahwa lebih dari setengah otak kita adalah terdiri dari lemak dan hampir 30 persennya  diantaranya terdiri dari DHA. Untuk itu minyak ikan banyak manfaat untuk otak dan DHA membantu menjaga integritas struktural sel-sel otak serta memfasilitasi komunikasi antara neuron. Pada masa kehamilan mengkonsumsi minyak ikan sangat berguna untuk kesehatan ibu dan janin didalam kandungan. Minyak ikan yang sampai saat ini aman untuk dikonsumsi yaitu minyak ikan kod dan ikan salmon. Tidak hanya ibu hamil, ibu menyusui juga sangat baik mengkonsumsi minyak ikan.

minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat bermanfaat dalam peningkatan sistem syaraf pada janin. berikut beberapa manfaat minyak ikan bagi janin di dalam kandungan :Mengoptimalkan perkembangan sistem saraf otak, Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, Meningkatkan kesehatan perkembangan mata, Meningkatkan daya tahan tubuh, Menambah berat badan janin setelah lahir, Mencegah gangguan penyakit kulit setelah lahir dll. Tidak hanya baik untuk bayi didalam kandungan ibu, khasiat dari minyak ikan juga bagus untuk kesehatan ibu hamil seperti : dapat mengurangi resiko pre-eklampsia, mendukung kekuatan tulang dan gigi, mencegah perdarahan, meningkatkan kesehatan mata ibu.

Untuk ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi minyak ikan pada masa kehamilan trimester kedua dan trimester ketiga karena pada masa ini sedang terjadi proses pertumbuhan perkembangan sistem syaraf dan otak janin yang sangat pesat, dan dilanjutkan hingga beberapa bulan setelah bayi lahir. Bagi ibu menyusui juga sangat baik mengkonsumsi minyak ikan, karena ASI yang diberikan kepada bayi anda akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Akan tetapi dalam mengkonsumsinya tidak boleh berlebihan, karena akan menurunkan kadar vitamin E di dalam tubuh. Ibu hamil dan ibu menyusui dianjurkan untuk mengkonsumsi minyak ikan 300 mg saja setiap harinya. Agar lebih amannya, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan anda, seberapa takaran yang pas untuk tubuh anda, karena kondisi dan kebutuhan ibu hamil berbeda-beda.Semoga informasi diatas memberikan manfaat dan salam sehat selalu..

Bolehkah ibu hamil pijat refleksi?

 

Bagi anda yang sekarang sedang hamil pasti terlintas dalam pikiran anda pertanyaan tentang apakah boleh ibu hamil melakukan pijat? Ya, sebagai ibu hamil yang bijak tentu harus berhati-hati dalam melakukan segala hal apalagi yang menyangkut tentang kesehatan janin anda didalam kandungan.

Pada masa kehamilan memang banyak keluhan-keluhan yang dirasakan ibu hamil seperti sakit pinggang, kaki pegal-pegal, sakit punggung hingga pikiran yang jenuh. Dengan adanya keluhan-keluhan tersebut banyak ibu hamil yang berpikir untuk pijat agar badan merasa lebih enakan. Lalu amankah ibu hamil pijat?

Pada dasarnya ibu hamil melakukan pijat tidak apa-apa, akan tetapi ibu hamil harus melakukannya dengan hati-hati, mengingat kondisi anda sekarang sedang hamil, lain dengan sedang tidak hamil. Yang perlu diingat adalah sebelum anda memutuskan untuk pijat sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan anda. Dan yang paling penting pijat tidak boleh dilakukan di bagian perut karena bisa berakibat fatal. Kenapa tidak boleh dibagian perut? Karena hal ini berhubungan langsung dengan kandungan dan organ reproduksi, serta dikhawatirkan plasenta akan lepas dari tempat menempelnya sehingga menyebabkan bayi lahir prematur, apabila bagian perut tetap dipijat.

Perlu anda ketahui pemijatan juga tidak boleh dilakukan apabila anda sedang dalam kondisi seperti : Morning sickness, muntah-muntah, keluar cairan dari vagina, diabetes, demam, pre-eklampsia, Timbul ruam kulit, nyeri di perut, dan tekanan darah tinggi .

Biasanya pijat boleh dilakukan apabila usia kehamilan anda sudah lebih dari 5 bulan.  Kenapa harus diatas 5 bulan? Karena usia kehamilan dibawah 5 bulan sangat beresiko terjadi keguguran. Akan tetapi perlu anda ingat, pemijatan sangat tergantung dengan kondisi kesehatan kehamilan anda dan harus atas anjuran dokter, sebaiknya melakukan pengecekan dahulu ke dokter agar diketahui letak plasenta bayi anda dan apabila dokter tidak memperbolehkan maka jangan memaksakan diri untuk melakukan pijat.

Pemijatan juga tidak boleh dilakukan pada sembarang area tubuh, hanya bagian-bagian tertentu yang boleh karena ada bagian tertentu yang tidak boleh dilakukan pemijatan. Untuk bagian tubuh yang boleh dilakukan pemijatan yaitu : kepala, punggung, bahu, panggul, bokong, tangan dan kaki. Dan tentunya harus dilakukan oleh tenaga yang ahli, tidak sembarang orang melakukannya.

Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu..