Category: Ibu Menyusui

Menu Makanan untuk Ibu Menyusui Agar Dapat Kembali Langsing

langsing kembali

Tahukah Anda apa saja menu makanan untuk ibu menyusui agar dapat kembali langsing? Dapat melahirkan dan menyusui anak kita merupakan anugerah terindah yang Tuhan berikan untuk kita. Maka terkadang kita merasa senang dan mengkonsumsi makanan apapun untuk dapat memberikan Asi dengan nutrisi yang cukup agar bayi dapat tumbuh sehat serta cerdas. Namun jangan lupa Anda juga harus memperhatikan kebutuhan ayah mengenai tuntutan berada didepannya untuk dapat terlihat cantik dan langsing. Untuk itu tak jarang demi membahagiakan suami banyak para ibu lantas melangsingkan tubuh untuk dapat tampil dengan tubuh yang langsing. Walaupun banyak juga suami yang tak mempermasalahkan dengan bentuk tubuh istri yang besar. Berikut ini menu makanan untuk ibu menyusui agar dapat kembali langsing namun tidak mengurangi nutrisi gizi saat menyusui. (more…)

Puasa bagi ibu hamil dan ibu menyusui

puasa

Alhamdulillah kita berjumpa lagi dengan bulan suci ramadhan.. bagi ibu hamil dan ibu menyusui pasti bingung akan melaksanakan ibadah puasa ini atau tidak.

Didalam islam ibu hamil dan ibu menyusui diberi keringanan untuk tidak menjalankan puasa ramadhan apabila membahayakan kesehatan ibu dan bayinya. Akan tetapi, wajib menggantinya dengan membayar fidiah atau berpuasa di bulan lain.

Bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang merasa sehat, tidak ada masalah dengan kandungannya dan sanggup maka boleh untuk berpuasa karena puasa juga menyehatkan.

Berikut ada beberapa tips bagi ibu hamil dalam menjalankan puasanya, agar bayi yang ada di dalam kandungan juga tetap sehat :

  • Saat berbuka puasa :
  1. Hindari minuman dingin, berbukalah dengan minum yang hangat dan manis, akan tetapi tetap membatasi makan dan minum yang manis-manis.
  2. Makan makanan yang mengandung karbohidrat yang bagus untuk tubuh, kurma misalnya
  3. Setelah solat maghrib makanlah dengan porsi yang lumayan, namun jangan terlalu banyak.
  4. Setelah tarawih, makanlah walaupun sedikit.
  5. Sebelum tidur, minum minuman hangat / susu dan makanan ringan.
  • Saat sahur :
  1. Makan makanan yang mengandung lemak dan protein yang cukup, daging misalnya.
  2. Menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan yang kaya vitamin C dan zinc
  3. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu manis saat sahur karena dapat menyebabkan perut cepat lapar.
  4. Sambil menunggu sahur minumlah air putih, kebutuhan air putih harus tetap dijaga 2 liter sehari dengan meminumnya sedikit demi sedikit dari buka sampai sahur. Dan jangan lupa untuk minum susu agar terhindar dari anemia.
  • Saat berpuasa :
  1. Istirahat yang cukup
  2. Kurangi aktivitas yang membutuhkan tenaga yang ekstra
  3. Hindari stres dan marah
  4. Jalani puasa dengan ikhlas dan niat agar puasa menjadi ringan sehingga janin didalam kandungan juga merasa senang.
  • Puasa dibatalkan apabila :
  1. Ibu hamil mengalami diare
  2. Ibu hamil muntah-muntah lebih dari 3 kali karena akan mengakibatkan dehidrasi
  3. Pusing, lemas dan mata berkunang-kunang
  4. Keluar keringat dingin

Hal tersebut diatas juga berlaku bagi ibu menyusui yang ingin menjalankan ibadah puasa, untuk menjaga kelancaran ASI yang nantinya akan diberikan kepada bayi anda, maka ibu menyusui bisa meningkatkan kualitas dari makanan yang akan dikonsumsi dengan makan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan kalori yang cukup. Karena hal tersebut adalah faktor penting agar kualitas ASI tetap bagus.

Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu….

Manfaat minyak ikan untuk ibu hamil

minyak ikan

Bukan rahasia lagi kalau minyak ikan mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, terutama untuk perkembangan otak. Tahukah anda bahwa lebih dari setengah otak kita adalah terdiri dari lemak dan hampir 30 persennya  diantaranya terdiri dari DHA. Untuk itu minyak ikan banyak manfaat untuk otak dan DHA membantu menjaga integritas struktural sel-sel otak serta memfasilitasi komunikasi antara neuron. Pada masa kehamilan mengkonsumsi minyak ikan sangat berguna untuk kesehatan ibu dan janin didalam kandungan. Minyak ikan yang sampai saat ini aman untuk dikonsumsi yaitu minyak ikan kod dan ikan salmon. Tidak hanya ibu hamil, ibu menyusui juga sangat baik mengkonsumsi minyak ikan.

minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat bermanfaat dalam peningkatan sistem syaraf pada janin. berikut beberapa manfaat minyak ikan bagi janin di dalam kandungan :Mengoptimalkan perkembangan sistem saraf otak, Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, Meningkatkan kesehatan perkembangan mata, Meningkatkan daya tahan tubuh, Menambah berat badan janin setelah lahir, Mencegah gangguan penyakit kulit setelah lahir dll. Tidak hanya baik untuk bayi didalam kandungan ibu, khasiat dari minyak ikan juga bagus untuk kesehatan ibu hamil seperti : dapat mengurangi resiko pre-eklampsia, mendukung kekuatan tulang dan gigi, mencegah perdarahan, meningkatkan kesehatan mata ibu.

Untuk ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi minyak ikan pada masa kehamilan trimester kedua dan trimester ketiga karena pada masa ini sedang terjadi proses pertumbuhan perkembangan sistem syaraf dan otak janin yang sangat pesat, dan dilanjutkan hingga beberapa bulan setelah bayi lahir. Bagi ibu menyusui juga sangat baik mengkonsumsi minyak ikan, karena ASI yang diberikan kepada bayi anda akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Akan tetapi dalam mengkonsumsinya tidak boleh berlebihan, karena akan menurunkan kadar vitamin E di dalam tubuh. Ibu hamil dan ibu menyusui dianjurkan untuk mengkonsumsi minyak ikan 300 mg saja setiap harinya. Agar lebih amannya, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan anda, seberapa takaran yang pas untuk tubuh anda, karena kondisi dan kebutuhan ibu hamil berbeda-beda.Semoga informasi diatas memberikan manfaat dan salam sehat selalu..

Faktor-faktor penghambat asi

penghambat asi

Bagi ibu yang baru saja melahirkan pasti ingin sekali memberikan yang terbaik untuk sang buah hati. Salah satunya dengan memberikan asi eksklusif untuk sang buah hati. Asi eksklusif sangat baik dan sangat dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir terutama pada 6 bulan setelah dilahirkan. Asi sangat baik untuk pertumbuhan bayi, kecerdasan bayi, sistem kekebalan tubuh hingga kesehatan bayi sangat dipengaruhi oleh pemberian asi.

Banyak ibu hamil yang merasa khawatir dengan masalah asi ini, mereka takut tidak lancar dikemudian hari dan bahkan ibu yang baru saja melahirkan mengalami kendala dalam pemberian asi kepada bayinya karena terhambatnya asi yang tidak lancar bahkan tidak mau keluar.

Akan tetapi sejauh ini belum ada pernyataan resmi tentang makanan yang bisa menyebabkan asi tak keluar atau terhambat. Asi tak keluar atau terhambat, biasanya karena disebabkan beberapa faktor. Berikut faktor-faktor yang bisa menghambat asi menjadi tidak lancar :

  1. Ibu tidak mendapat asupan nutrisi dengan baik, misalnya : ibu menyusui kurang mengkonsumsi makanan bergizi yang bervariasi, khususnya untuk buah-buahan dan sayur-sayuran.
  2. Ibu menyusui kurang istirahat, hal ini bisa menghambat produksi asi.
  3. Ibu menyusui merasa tidak nyaman, takut, emosi, sedih, kesal, gelisah, malu dan ,merasa takut menyusui karena nyeri / sakit saat menyusui juga akan berakibat terhambatnya asi.
  4. Kurangnya kemampuan bayi dalam menghisap asi mengakibatkan payudara kurang mendapat rangsangan yang bisa menghambat keluarnya asi (biasanya pada bayi prematur, mereka mudah lelah untuk menghisap asi)
  5. Kapasitas penyimpanan asi yang sedikit, yang berkaitan dengan jaringan kelenjar fungsional dan tidak berhubungan dengan ukuran payudara ibu.
  6. Gaya hidup ibu menyusui yang kurang sehat juga akan mempengaruhi kelenjar susu yang bisa menyebabkan asi yang dihasilkan tidak memadai.

Apabila ibu mengalami gangguan dalam menyusui atau tidak lancarnya asi yang keluar, bisa berkonsultasi dengan dokter. Akan tetapi banyak orang yang memakai saran keluarganya, meningkatkan produksi asi dengan cara mengkonsumsi daun katuk atau pare, dan ada juga dengan suplemen. Untuk itu cobalah untuk makan – makanan yang bergizi agar asi lancar dan kebutuhan bayi akan asi pun tercukupi. Semoga membantu dan bermanfaat.