usg

Ketika wanita sedang hamil besar maka mereka juga penasaran dengan jenis kelamin janinnya, apakah perempuan atau laki-laki ya? Pada jaman dulu untuk bisa mengetahui janin bunda laki-laki atau perempuan , mereka harus menunggu bayinya lahir terlebih dahulu. Akan tetapi sekarang jaman sudah maju, bunda tidak perlu menunggu hingga melahirkan untuk mengetahui jenis kelamin janin, bunda juga bisa melihat perkembangan janin setiap bulannya lho. Ya, dengan cara USG ( Ultrasonografi) bunda bisa melihat perkembangan janin bunda. Saat usia kehamilan bunda sudah memasuki 5 bulan, bunda bisa melakukan USG untuk mengetahui jenis kelamin janin bunda. Tetapi banyak juga orang yang mengatakan kalau USG bisa berbahaya terhadap janin yang dikandungnya, hal ini membuat beberapa bunda ragu dengan USG. Dari pada bingung dan ragu dengan USG yuk kita pelajari lebih dalam.

Pengertian USG

Mungkin bunda bertanya-tanya apa sih sebenarnya USG itu? USG ( Ultrasonografi)  adalah pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara ultrasound dengan frekuensi tinggi (3,5 – 7,0 megahertz) yang dipantulkan ke tubuh / melalui dinding rahim untuk menampilkan gambar rahim dan janin. Sedangkan gambar yang terlihat di monitor disebut dengan sonogram. Gambar di layar monitor inilah yang bisa memberikan informasi mengenai pertumbuhan janin dan jenis kelamin janin pada usia janin tertentu.

USG perlu dilakukan dan tidak berbahaya

Apabila bunda mengalami hal yang janggal dalam kehamilan bunda, bunda bisa melakukan USG. USG juga bisa memperlihatkan kondisi kandungan, indung telur, plasenta, dan bagian yang lainnya sehingga apabila ada kejanggalan bisa langsung diketahui dan ditangani lebih awal. Contohnya detak jantung, kaki , air ketuban dan apakah bayi yang dikandung kembar atau tunggal. Berbeda dengan sinar X yang berbahaya bagi janin , USG tergolong aman untuk janin bunda. Dan beberapa dokter telah melakukan penelitian, tidak ditemukannya indikasi yang membahayakan dari USG.

USG perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi janin dan apa saja yang harus dilakukan bila terjadi kejanggalan. Akan tetapi bunda tidak boleh melakukan USG hanya untuk kepentingan pengambilan gambar dan untuk di komersilkan.

Macam-macam USG

USG sendiri ada bermacam-macam bunda ada yang 2D, 3D dan juga 4D. untuk USG yang 2D dan 3D bunda hanya bisa melihat gambarnya saja sedangkan untuk yang 4D gambarnya sudah bergerak. Semakin tinggi dimensi USG maka semakin jelas juga gambar yang akan terlihat. Seperti bentuk mata, hidung, mulut dan kaki. Jika dilakukan oleh medis / dokter ahli maka mereka bisa mendeteksi apakah janin cacat atau tidak.

Fungsi pemeriksaan USG:

  • Menentukan posisi kehamilan
  • Menentukan jumlah janin ( kembar / tunggal )
  • Menentukan letak plasenta dan melihat kondisi cairan ketuban
  • Menentukan usia kehamilan dan perkiraan tanggal persalinan
  • Mencari adanya kelainan lain pada rahim dan indung telur
  • Mencari adanya kelainan bawaan janin
  • Memeriksa perkembangan janin

 

Tanyakan pada dokter anda

Jadi, kalau ada yang mengatakan ibu hamil melakukan USG berbahaya? Jawabannya adalah tidak berbahaya, USG aman untuk dilakukan kok bunda dan tentu saja atas petunjuk dokter dan dengan alasan medis yang jelas. Tanyakan terlebih dahulu apabila bunda ingin mendokumentasikan janin bunda yang bergerak, kadang ada beberapa dokter mengijinkan orang tua janin untuk membawa pulang hasilnya.