tips ibu menyusui

Ibu menyusui itu sudah kewajibannya ketika baru saja melahirkan buah hatinya. Sang ibu wajib memberikan ASI eksklusif hingga bayi cukup umur mengkonsumsi makanan dan minuman lainnya. Namun, karena kewajiban menyusui inilah ibu kerap membatasi ruang geraknya sendiri. Misalnya tidak jalan-jalan, karena khawatir pada kondisi si kecil dan diri sendiri. Padahal sang ibu sangat suka jalan-jalan. Akhirnya ia menunda melakukan hobinya.

Apakah Anda mengalami hal seperti di atas. Jika ya, coba teruskan membaca artikel ini. Anda tetap bisa jalan-jalan ketika sedang menyusui. Hanya caranya yang sedikit lebih sulit dan ribet.

Hal utama yang harus dilakukan ialah melakukan pertimbangan matang terkait keperluan perjalanan. Misalnya moda transportasi yang membuat Anda dan buah hati merasa nyaman, seberapa banyak susu yang dibawa atau dimana tempat terbaik Anda bisa menyusui. Setelah itu, coba lakukan hal-hal sederhana di bawah ini. Hal-hal berikut merupakan nasehat dari sejumlah ahli agar Anda tetap bisa jalan-jalan bersama si kecil. Langsung saja yuk kita bahas satu per satu

Persiapan

Anda tidak sendirian dan membawa si kecil yang sangat butuh perhatian lebih. Jadi utamakan persiapan berpergian untuk buah hati Anda. Bawalah tas yang berisi perlengkapan wajib seperti popok, alat pemompa ASI, tisu pembersih dan sebagainya.

Jangan gunakan air di lokasi umum seperti pesawat, stasiun dan sebagainya. Khususnya untuk mencuci peralatan bayi. Ini untuk menghindari risiko adanya bakteri tersembunyi yang tak diketahui. Selama perjalanan, simpanlah sementara peralatan di kantong plastik tertutup. Bersihkan saat sudah sampai lokasi tujuan. “Jika tidak Anda bisa meminta bantuan pramugari untuk membawakan air dalam kemasan,” terang seorang bidan dari Columbus, Ohio, Laurie MacLeod.

Waktu yang Tepat Ibu Menyusui

Ketepatan waktu menyusui mempengaruhi kenyamanan dan keamanan Anda dan buah hati. Berikan ASI pada si kecil sesuai anjuran dan seperti hari-hari biasanya. Carilah momen yang pas, seperti ketika Anda dan buah hati sedang di dalam pesawat. Selain memenuhi kebutuhan si kecil, ASI yang diberikan saat berpergian membantu bayi meringankan tekanan di telinga saat mendarat atau lepas landas.

Perhatikan Jumlah ASI

Sejumlah moda transportasi umumnya melarang penumpang membawa benda cair terlalu banyak. Contohnya seperti di pesawat yang bakal diperiksa oleh pihak bandara terlebih dahulu. Mereka umumnya akan menyarankan Anda untuk membawa benda cair dalam jumlah kecil. Jadi, saat persiapkan perhatikan jumlah ASI yang akan dibawa dalam kemasan botol.

Peralatan Tambahan untuk Ibu

Mudahkan perjalanan Anda dengan membawa sejumlah peralatan tambahan. Misalnya memakai bra yang khusus untuk ibu menyusui, bantal menyusui, bantal payudara, tas pribadi menyimpan susu, krim puting dan lain-lain. Intinya buat diri Anda dan bayi merasa nyaman selama perjalanan. Bila Anda menginap di hotel, carilah kamar yang memiliki fasilitas kulkas. Lemari pendingin berukuran mini di hotel sangat berfungsi untuk menyimpan susu.

Manfaatkan Aplikasi untuk Ibu Menyusui

Tahukah Anda ada aplikasi android yang membantu menemukan tempat-tempat pribadi untuk menyusui. Ini akan sangat membantu bagi ibu yang malu menyusui di lokasi umum. Jadi Anda tetap bisa mendapatkan privasi saat perjalanan dengan menemukan lokasi yang tepat lewat gadget.

Jaga Kondisi Bayi dan Anda Tetap Sehat

Risiko virus, bakteri dan perubahan aktivitas selama perjalanan memang riskan terjadi. Namun semua itu bisa diminimalisir selama Anda menjaga kondisi dengan baik. Istirahat yang cukup, berikan ASI secara normal dan selalu utamakan kebersihan dimanapun berada. Jadi, tak ada halangan untuk jalan-jalan bagi Anda yang sedang jadi Ibu Menyusui.