Mengajari Anak Bermain Gadget Tanpa Ketagihan

Di zaman teknologi seperti sekarang, mendapati anak bermain gadget tidak dapat dihindari. Dibandingkan dulu, kecerdasan anak sekarang memang luar biasa. Hal-hal yang dulu tidak bisa Anda lakukan saat seusianya, justru dengan mudah dilakukan oleh anak. Tidak terkecuali saat anak bermain dengan gadget milik Anda. Mengingat gadget merupakan teknologi yang sangat mudah dilakukan, anak juga memiliki akses yang sangat mudah untuk memainkannya.
Bermain gadget tidak selalu membawa dampak buruk pada anak. Dengan pengaturan tertentu, gadget menjadi sarana pembelajaran yang cukup efektif. Namun akan menjadi masalah jika buah hati Anda justru ketagihan bermain gadget. Ketagihan gadget dapat menghambat kemampuan bersosialisasi dengan teman dan lingkungannya. Untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi, mengajari anak bermain gadget dengan bijaksana harus dilakukan sejak dini. Sehingga saat anak mulai mengenal gadget, fase tumbuh kembangnya sama sekali tidak terganggu.

  • Tetapkan usia anak
    Pendidikan pada anak tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh ibu saja. Bapak juga harus mengambil bagian dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak termasuk mengenai gadget ini. Sejak awal buatlah kesepakatan dengan pasangan, mulai umur berapa anak dikenalkan pada gadget. Karena tidak selamanya gadget bisa terus disembunyikan dari anak. Perkembangan teknologi yang tidak terbendung juga akan membuat orang tua semakin sulit  untuk menyembunyikannya dari anak.
    Usia paling tepat anak bermain gadget adalah, saat anak mulai mengetahui fungsi gadget itu sendiri. Anda dapat memulainya saat anak masuk usia sekolah, sehingga anak cukup mengerti cara menggunakannya. Sebaiknya hindari mengenalkan gadget saat anak berusia pra sekolah atau bahkan sebelum sekolah. Saat usia sebelum sekolah dan pra sekolah, anak lebih membutuhkan mainan edukatif yang merangsang kemampuan sensorik, motorik dan psikomotoriknya.

  • Dampingi saat memakai gadget
    Saat semua akses informasi semudah sekarang, orang tua bisa jadi kalah cerdas dengan anak. Saat Anda belum mengenalkan gadget, anak bisa jadi lebih pandai bermain gadget. Karena itu saat Anda mulai mengajarkan cara bermain gadget pada anak, dampingi. Bahkan ketika anak telah bisa mengoperasikan sendiri gadget, Anda harus tetap melakuan pendampingan. Fungsi pendampingan ini bukanlah untuk memata-matai melainkan untuk melakukan kendali.
    Duduklah di sebelah anak saat Anda melakukan pendampingan. Katakan dengan lembut apa yang tidak boleh dilakukannya saat bermain gadget. Berikan pengertian mengenai banyak hal yang bisa dilakukannya dengan gadget. Ingatkan pada anak setiap bahaya dan manfaat yang bisa didapatkannya saat bermain gadget. Dengan demikian anak akan lebih mengerti dan bijaksana dalam menggunakan gadget. Saat anak mengerti, dirinya akan memiliki kendali untuk bermain gadget seperlunya saja.

  • Batasan waktu
    Tidak hanya bagi anak, bahkan bagi orang tua, bermain gadget dapat menimbulkan ketagihan. Untuk menghindari bermain gadget yang dapat menimbulkan ketagihan, Anda harus memberikan batasan waktu. Pemberian batasan waktu ini penting diberikan untuk mengendalikan pemakaian gadget. Saat waktu pemakaian dibatasi, secara tidak langsung anak akan memanfaatkan waktu tersebut untuk menggunakan gadget seefektif mungkin. Kegiatannya bermain gadget dilakukan untuk keperluan yang dianggapnya penting saja.
    Waktu ideal untuk anak bermain gadget adalah dua jam. Berikan batasan waktu bermain gadget selama 2 jam saja. Bermain gadget lebih dari dua jam akan membuat anak menggunakannya untuk kepentingan lain yang tidak bermanfaat. Lebih dari itu, memainkan gadget selama lebih dari dua jam akan membuat penglihatan anak terganggu. Batasi juga harinya semisal pada saat akhir pekan saja atau saat ada pekerjaan rumah yang mengharuskannya menggunakan gadget. Hal ini akan meminimalisir akibat buruk anak bermain gadget.